TEMULAWAK

Secara empiris  disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat: rasa sedikit pahit, anti sembelit, acnevulgaris, antiinflamasi  (menghambat pertumbuhan, enzim siklooksidase, menghambat pembengkakan /peradangan) dan anti hepatotoksik, laktagoga, kolagoga, tonikum, diuretik, fungistatik dan bakteriostatik, menghambat agregasi trombosit, antiarthritis.

Curcuma xanthorrhiza Roxb termasuk  famili tumbuhan Zingiberaceae.Tanaman ini dikenal dengan nama daerah koneng gede (Sunda ), temu lawak ( Jawa ).

Tanaman obat berkhasiat ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain:   xanthorrizol, germaken, isofuranogermakren, trisiklin, allo aromadendren, fellandren, ar-terneron dan turmerol, kurkumin, desmetoksokurkumin, zat tepung, kamfer, glikosida, toluyl metl karbinol dan 1-sikloisoprenmyrsen.  Efek farmakologi  diperoleh dari penggunaan rimpang segar atau dikeringkan.

UJI KLINIS/PRA KLINIS:

1.  Uji klinik untuk penyakit hati membuktikan bahwa temulawak mempunyai aktivitas kolagoga, yaitu meningkatkan produksi dan sekresi empedu yang bekerja koleretik dan kolekinetik yang berpengaruh pada hati, kandung empedu dan pankreas. Meningkatkan pengeluaran kolesterol melalui usus dan menurunkan kadar kolesterol hati sehingga dapat mencegah dan memperbaiki  perlemakan sel hati. Mengaktifkan lipid peroksidase supaya memecah lipid di hati. Menghambat aktivitas sitokrom P-450. Hasil pemberian temulawak dapat menurunkan kadar SGPT, SGOT, GGT dan meningkatkan kadar kolinesterase kearah nilai normal

2. Uji klinik efek antiinflamasi  menunjukkan perbaikan reumatik arthritis yang berarti. Mekanisme kerja  kurkumin  dan  minyak   atsiri   dari    temulawak             ( turmerol, ar-turmeron dan xanthorin ) juga garam  natrium  mempunyai kemampuan menghambat pembentukkan enzim siklooksidase. Uji klinik juga  menunjukkan pemberian kurkuminoid   terbukti menurunkan rasa sakit.

3. Uji klinik kemungkinan kurkuminoid menhghambat LTR ( long terminal repeat ) dari HIV-1  sehingga dapat menambah jumlah CD4 dan CD8 lymphocyte darah.

4. Uji klinik temulawak sebagai penambah nafsu makan  terbukti dapat meningkatkan nafsu makan  karena  temulawak dapat mempercepat kerja usus sehingga pengosongan lambung dipercepat.

5. Uji klinis pengaruh pemberian jamu dan kosmetika  temulawak pada penderita jerawat acnevulgaris terbukti dapat sembuh.

Temulawak merupakan tanaman obat berkhasiat  digunakan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut:

1. Sakit maag                                                                                                                                          Rimpang dipotong kecil-kecil, direbus, dinginkan, minum airnya.

2. Bau haid                                                                                                                                               Rimpang dipotong kecil-kecil tambah asam jawa, disedu, dinginkan, minum airnya

3. Sembelit                                                                                                                                                Rimpang digiling halus bersama biji sesawi, beri air sedikit, peras, minum airnya.

4. Kurang air susu ibu                                                                                                                 Rimpang digiling, dimasak menjadi bubur bersama sagu. Makan seperti makan bubur.

5. Sakit limpa                                                                                                                              Temulawak 2 jari  diparut, lengkuas  ½ jari diparut, daun meniran  1 gengam  direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, disaring, minum sehari sekali 1 cangkir.

6.   Asma                                                                                                                                                Temulawak 1,5 jari diiris tipis-tipis dan dikeringkan, rebus dengan 5 gelas air dan ditambah gula aren 1 potong menjadi 3 gelas saring minum sehari 2 kali ½ gelas.

7.  Cacar air                                                                                                                                               Rimpang 1,5 jari  diiris tipis-tipis dan dikeringkan, rebus dengan 1 liter air dan ditambah  buah asam 1 tangkai. Setelah mendidih dinginkan, saring, minum 2 kali sehari 1 cangkir

8. Sariawan                                                                                                                                             Temulawak 1 jari diiris tipis-tipis dan dikeringkan, rebus dengan 2 gelas air dan ditambah buah asam 3 mata dan 1 potong gula aren. Saring minum sehari 2 kali i1 cangkir.

9. Bau badan                                                                                                                                             Rimpang 1 jari ditumbuk, direbus dengan 1 liter air. Saring minum 2 kali sehari 1 cangkir.

10.  Hepatitis, penyakit kandung empedu                                                                                  Rimpang 25 g diiris-iris  ditambah air 500 ml, direbus sampai tinggal 300 ml, diminum sepanjang hari atau dua jari rimpang temulawak, diparut, tambahkan ½ cangkir air masak dan 1 sendok makan madu. Aduk merata lalu diperas dan disaring. Minum  sehari 2 kali sampai sembuh.

11. Nyeri sendi dan tulang  (  arthritis dan rematik )                                                         Tuangkan air mendidih ke dalam cangkir yang berisi ½ – 1 g serbuk temulawak. Diamkan 10 menit kemudian saring, minum.

PERINGATAN: Dosis besar atau pemakaian yang berkepanjangn dapat menyebabkan iritasi membran mukosa lambung. Tidak dapat digunakan pada cholingitis akut atau ichterus. Gangguan saluran empedu, jika menderita gallstones harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Dari berbagai sumber

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>